Succinics Part #1

Posted by SuPerWoMan On Thursday, October 08, 2009
Awan menghitam, semua orang menengadah melihat piringan hitam besar itu menutupi langit,, makhluk yang menamai dirinya Master Skamplet akan memilih penantangnya hari ini. ya, Aku salah satu dari mereka, yang menantang para tentara alien itu, bukan karena ia hendak manklukan bumi, namun karena ia menculik kekasihku, Adrian, Manusia paling pandai di seantero negeri ini. aku mengencangkan ikat trocadero ku, senjata laser terbaru buatan NASA untuk menghancurkan mereka, para alien, succinics. Dengan sekali tembak, mereka bisa hancur berai, masalah kami para manusia hanya satu, jumlah mereka 100 kali lebih banyak dari jumlah manusia di bumi.

Pintu pesawat asing itu membuka, jubah kebesaran Master Skamplet muncul menutupi wajah dan struktur tubuhnya yang aneh dan buruk. Ia lalu berbicara menggunakan bahasa nya. Para prajurit dunia berkumpul di sekeliling lapangan gurun. Cuaca di Arizona mendadak menjadi lebih sejuk, menegaskan ketegangan kami para penantang. Kami menyalakan alat translator kami, dan kami mendengarkan dengan seksama, suara Master Skamplet menggema, bukan hanya memenuhi seantero tanah ini, tapi juga hatiku,,


"Wahai Penantang yang pemberani, Pada Hari ini aku akan memilih siapa di antara kalian untuk pergi ke tanah para Succinics dan bertempur, barang siapa yang berhasil melewati distrik ke terakhir maka ia akan diperbolehkan untuk mengambil tawanan kami"

Sial! mereka menganggap pertempuran nyawa kami sebagai permainan!! tanpa kusadari air mata jatuh melewati pipiku, teringat akan mata coklat milik Adrian, ulu hatiku semakin sakit.

Succinics pemilih turun dari pesawat, tanah berdebam, succinics memenuhi lapangan, para penantang terdepan hanya dilewati saja, beberapa terpilih. Aku harus terpilih!! aku harus menyelamatkan Adrian,, seekor succinics menghampiriku, jantungku berdetak semakin cepat, matanya yang bulat berair menatapku, aku balas menatapnya dengan berani, ia mengendus kulitku, lalu pergi begitu saja. TUnggu!!!aku ingin menantang kalian untuk bertempur!! tunggu ambil aku!!. Aku berlari menyusul succinics tadi, aku meraih punggungnya yang kekar, succinics itu berbalik menatapku tajam, aku meraih trocadero ku dan berteriak lantang, "Bawa aku!!", si sucinics menggeram tanda marah, didorongnya aku dengan keras, tubuhku mencium tanah, sakiitt!!. aku kembali berdiri dan mengejar sucinics tadi kunyalakan trocaderoku dengan marah, dan kutembakkan ke arah nya.

Laser trocadero menembus tubuh succinics, meleburnya menjadi berkeping keping, menimbulkan suara menggema dan sinar yang menyilaukan. Aku tertegun sejenak, trocadero milikku bergetar, begitupun tubuhku. Semua manusia di lapangan tersebut terpaku. Tiba tiba suara Master Skamplet menggema memenuhi udara "BAWA DIA!!!!". seekor sucinics menghampiriku melemparku dengan keras, dan menampar wajahku dengan kepalan tangannya, sesaat kurasa tubuhku mati rasa, berganti ngilu bukan main, dan rasa asin memenuhi rongga mulutku. Succinics itu menarikku dengan tangannya yang besar, diseretnya aku menuju pintu para tawanan, dan kemudian disinilah aku bersama para penantang lain. mereka bertepuk tangan saat aku memasuki ruangan tersebut, aku dipeluk seorang penantang, mereka tertawa, aku lalu menangis. hanya satu yang saat ini bertengger di kepalaku,, Adrian.

Piringan hitam itu bergerak meninggalkan Arizona, menembus panas matahari menuju Distrik Perlawanan. Aku menyiapkan diri, aku harus bertemu Adrian.

0 Responses to 'Succinics Part #1'

Subscribe:

" Hiduplah, Mengenang Hanya Untuk Orang Orang Tua!!" Paulo Coelho

Categories: