Sepercik kenangan lalu teruntai, minggu lalu aku berjalan menyusuri pasir, menikmatinya melewati sela-sela kakiku sambil tertawa-tertawa bahagia, hari ini kenangan indah itu mengubah pasir seperti kaca, aku seakan berjalan di atas pecahannya yang menusukku dalam, minggu lalu aku tertawa bersama seseorang, hari ini aku menangis sendirian. Lidahku tiba-tiba kelu, hatiku menyaksikan emosiku memberontak, mencaciku, memakiku, membunuhku. aku hanya diam, diam saja.
lalu mengapa aku masih saja mandatangi tempat ini untuk mengingat, bukankah aku berbohong bahwa aku sebenarnya tak sedang ingin melupakan namun mengingat, membantu sebagian jiwaku yang telah gila menemukan pendukungnya, bahwa suatu saat nanti yang tlah hilang akan kembali. kupukul pipiku pelan, ayo rasakan kenyataan, sebagian yang lain mengelusku, jangan kau lihat kenyataan, itu menyakitkan...
sebagian orang masih sering melakukan yang kulakukan, mereka berbohong untuk mendapatkan kebahagiaan yang semu, untuk itu terkadang hal-hal berharga ikut terbuang, aku menantikan penyesalan karena merasa menjadi hal berharga itu, tappi seiring berjalannya musim permintaan itu tak kunjung datang. ah.. aku hanya meracau mana mungkin akan datang, mungkin aku bukanlah yang terberharga. mungkin itulah penyebab utama mengapa aku terbuang.
lalu lihatlah mereka yang tertawa, untuk mereka maka hanya sekali aku akan percaya karma, semoga suatu hari mereka pun duduk di pantai ini sendirian... seperti aku saat ini,,,
adakah kemarahan ini palsu...
burung camar melayang rendah di ufuk timur, aku masih sendirian, matahari tlah pergi sekarang tak mampu bahkan aku melihat awan, bahkan bintang pun tak ada, yang kulihat hanya bulan yang pucat,,,sepucat kakiku,,,



0 Responses to 'Apa Bedanya Marah dan Ingin Ketemu...==.'